Maksud berjumpa burung hantu

By anak denesor - Friday, July 13, 2018


Maksud berjumpa burung hantu | Burung hantu sering kali dikaitkan dengan benda buruk seperti sial,petanda kematian juga petanda adanya makhluk halus. Namun sejauh mana kebenaran nya? Apakah benar segala dakwaan diatas? Malah ada segelintir yang percaya jika burung hantu tersebut bewarna putih lagi bahaya. Persoalan nya disini benarkah?  Apakah mitos semata atau fakta? Jom scroll dibawah AD huraikan persoalan ini.

Malam tadi AD tetibe terjaga..tak tau pasaipa..then mase terjaga tu nmpak ada bende putih melayang layang tengah nak landing kat tingkap...kite ni tengah mamai bukan nya ada rasa takot ka,apa ka kan..then bgun tu pi la kat tingkap tu..rupanya yang tgh melayang tu cik owlie warna putih..dalam hati dok pk knpe cik owlie tetibe leh terbang kat kawasan perumahan lak..ai is kompius. Then dok perati la kat die..xde la lame sgt nk tgk,mgkin dalam 3 minit camtu pastu AD pi sambung tdo. Yelah mase tu kul 3.13 pagi kot..nak g keje lak nnti kan.Mujur nmpk owlie..klo nmpk cik an kompem la pengsan teruih.
Maksud berjumpa burung hantu itu apakah? Adakah sekadar melepaskan lelah penat terbang?atau mempunyai maksud yang tersembunyi? Adakah kematian akan menghampiri?atau adakah juga musibah bakal melanda? Jangan begitu anak anak...jangan begitu taksub..jangan percaya perkara tahayul semua..jatuh syirik lak kang.

 FAHAMAN MEREKA@MITOS
  1.  Di utara England, jika seseorang yang terlantar sakit terlihat burung hantu bermakna dia akan menemui ajal tidak lama lagi.
  2. Ireland pula, ada individu yang menggunakan bulu burung hantu untuk diletakkan di bawah bantal bayi agar si kecil mudah tidur.
  3. Di Algeria, meletakkan mata burung hantu jenis Eagle di tangan kiri wanita yang sedang tidur akan menyebabkan wanita tersebut akan bercerita kesemua rahsianya
  4.  Masyarakat Perancis pula menganggap jika wanita hamil mendengar suara burung hantu bermakna anak yang dikandung ialah bayi perempuan   
 MENYINGKAP DISEBALIKNYA


l Qur’an
1.Firman Allah Subhanahu wata’ala :
ألا إنما طائرهم عند الله ولكن أكثرهم لا يعلمون
Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi mereka tidak mengetahui” (QS. Al A’raf, 131).

2. Allah Subhanahu wata’ala berfirman :
قالوا طائرهم معكم أئن ذكرتم بل أنتم قوم مسرفون
Mereka (para Rasul) berkata : “kesialan kalian itu adalah karena kalian sendiri, apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib sial)? sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas.” (QS. Yasin, 19).

Al Hadits
1. Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :
“لا عدو ولا طيرة ولا هامة ولا صفر ” أخرجاه, وزاد مسلم ” ولا نوء ولا غول”.

Tidak ada ‘penularan penyakit (Adwa), tidak ada burung penentu nasib baik dan buruk (Thiyarah), tidak ada burung hantu pembawa sial (Hamah), tidak ada bulan shafar pembawa sial atau keberuntungan (Shofar)” (HR. Bukhori dan Muslim), dan dalam riwayat Imam Muslim terdapat tambahan : “ dan tidak ada bintang penentu hujan (Nau)’, serta tidak ada hantu (ghaul).” 1).
  
2. Abu Daud meriwayatkan dengan sanad yang shoheh, dari Uqbah bin Amir, ia berkata : “Thiyarah disebut-sebut dihadapan Rasulullah, maka beliaupun bersabda :

“أحسنها الفأل، ولا ترد مسلما، فإذا رأى أحدكم ما يكره فليقل : اللهم لا يأتي بالحسنات إلا أنت، ولا يدفع السيئات إلا أنت، ولا حول ولا قوة إلى بك”.
Yang paling baik adalah Fa’l, dan Thiyarah tersebut tidak boleh menggagalkan seorang muslim dari niatnya, apabila salah seorang di antara kamu melihat sesuatu yang tidak diinginkannya, maka hendaknya ia berdo’a : “Ya Allah, tiada yang dapat mendatangkan kebaikan kecuali Engkau, dan tiada yang dapat menolak kejahatan kecuali Engkau, dan tidak ada daya serta kekuatan kecuali atas pertolonganMu”.

3. Abu Daud meriwayatkan hadits yang marfu’ dari Ibnu Mas’ud, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :
“الطيرة شرك، الطيرة شرك، وما منا إلا …، ولكن الله يذهبه بالتوكل ” رواه أبو داود والترمذي وصححه وجعل آخره من قول ابن مسعود.
Thiyarah itu perbuatan syirik, thiyarah itu perbuatan syirik, tidak ada seorangpun dari antara kita kecuali (telah terjadi dalam hatinya sesuatu dari hal ini), hanya saja Allah Subhanahu wata’ala bisa menghilangkannya dengan tawakkal kepadaNya”.(HR.Abu Daud). Hadits ini diriwayatkan juga oleh At Tirmidzi dan dinyatakan shoheh, dan kalimat terakhir ia jadikan sebagai ucapannya Ibnu Mas’ud)


Penjelasan bab ini :
1. Peringatan atas firman Allah “Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi mereka tidak mengetahui” dan “kesialan kalian itu adalah karena kalian sendiri”
2. Menghapus adanya kepercayaan adanya penularan penyakit
3. Menghapus penentuan nasib dengan burung dan yang lainnya
4. Menghapus kepercayaan terhadap burung hantu (suara burung hantu) yang dianggap pembawa sial
5. Menghapuskan adanya kesialan dalam bulan shafar
6. Al Fa’l tidak termasuk yang dilarang oleh Rasulullah, bahkan dianjurkan.

Penjelasan tentang makna Al Fa’l.
Apabila terjadi TAHAYUL dalam hati seseorang, tetapi dia tidak menginginkannya, maka hal itu tidak apa-apa baginya, bahkan Allah Subhanahu wata’ala akan menghilangkannya dengan tawakkal kepadaNya.
7. Penjelasan tentang doa yang dibacanya, saat seseorang menjumpai hal tersebut.
8. Ditegaskan bahwa thiyarah itu termasuk syirik.

Penjelasan tentang thiyarah yang tercela dan terlarang.
1)Adwa : Penjangkitan atau penularan penyakit. Maksud sabda Nabi di sini ialah untuk menolak anggapan mereka ketika masih hidup di zaman jahiliyah, bahwa penyakit berjangkit atau menular dengan sendirinya, tanpa kehendak dan takdir Allah. Anggapan inilah yang ditolak oleh Rasulullah, bukan keberadaan penjangkitan atau penularan, sebab dalam riwayat lain, setelah hadits ini, disebutkan :
(وفروا من المجذوم كما تفروا من الأسد)
“… dan menjauhlah dari orang yang terkena penyakit kusta (lepra) sebagaimana kamu menjauh dari singa.” (HR. Bukhori).

Ini menunjukkan bahwa penjangkitan atau penularan penyakit dengan sendirinya tidak ada, tetapi semuanya atas kehendak dan takdir Ilahi, namun sebagai insan muslim di samping iman kepada takdir tersebut haruslah berusaha melakukan tindakan preventif sebelum terjadi penularan sebagaimana usahanya menjauh dari terkaman singa. Inilah hakekat iman kepada takdir Ilahi.

Thiyarah : merasa bernasib sial atau meramal nasib buruk karena melihat burung, binatang lainnya, atau apa saja.

Hamah : Burung hantu. Orang-orang jahiliyah merasa bernasib sial dengan melihatnya, apabila ada burung hantu hinggap di atas rumah salah seorang diantara mereka, dia merasa bahwa burung ini membawa berita kematian tentang dirinya sendiri, atau salah satu anggota keluarganya. Dan maksud beliau adalah untuk menolak anggapan yang tidak benar ini. Bagi seorang muslim, anggapan seperti ini harus tidak ada, semua adalah dari Allah dan sudah ditentukan olehNya.

Shafar : Bulan kedua dalam tahun hijriyah, yaitu bulan sesudah Muharram. Orang-orang jahiliyah beranggapan bahwa bulan ini membawa nasib sial atau tidak menguntungkan. Yang demikian dinyatakan tidak ada oleh Rasulullah. Dan termasuk dalam anggapan seperti ini : merasa bahwa hari rabu mendatangkan sial, dan lain lain. Hal ini termasuk jenis thiyarah, dilarang dalam Islam.

Nau’ : bintang, arti asalnya adalah : tenggelam atau terbitnya suatu bintang. Orang-orang jahiliyah menisbatkan turunnya hujan kepada bintang ini, atau bintang itu. Maka Islam datang mengikis anggapan seperti ini, bahwa tidak ada hujan turun karena suatu bintang tertentu, tetapi semua itu adalah ketentuan dari Allah.

Ghaul : Hantu (gendruwo), salah satu makhluk jenis jin. Mereka beranggapan bahwa hantu ini dengan perubahan bentuk maupun warnanya dapat menyesatkan seseorang dan mencelakakannya. Sedang maksud sabda Nabi di sini bukanlah tidak mengakui keberadaan makhluk seperti ini, tetapi menolak anggapan mereka yang tidak baik tersebut yang akibatnya takut kepada selain Allah, serta tidak bertawakkal kepadaNya, inilah yang ditolak oleh beliau, untuk itu dalam hadits lain beliau bersabda : “Apabila hantu beraksi manakut-nakuti kamu, maka serukanlah adzan.” Artinya : tolaklah kejahatannya itu dengan berdzikir dan menyebut Allah. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Al Musnad.


Jadi kesimpulan nya jangan fikir negatif..tawakal kepada ALLAH dan jika berhadapan dengan perkara tersebut doa yang baik baik sahaja..moga dilindungi


artikel ini ditulis dalam bahasa indonesia anda boleh baca dengan lebih lanjut di sini 
credit to Qurán dan Sunnah

  • Share:

You Might Also Like

26 Comments

  1. Bagus perkongsian ni.. Walaupun zaman dah modwn, masih ada yang percaya perkara-perkara macam nie.. Kan AD..

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu la..ade lagi tau..xtau la terikut sgt zaman nenek moyang kite dulu kot

      Delete
  2. Tak pernah dengar pasal bad luck jumpa burung hantu ni.. Tapi kalau jumpa memang takut..

    ReplyDelete
    Replies
    1. tu la..tgk muka pon takot..patah lagi bile die pusing kple..kan die boleh 360 darjah pusing kple je

      Delete
  3. tak pernah pulak tahu maksud jumpa burung hantu ni. selama nin tahu kalau nampak burung hantu, dia tengah tunggu tuan dia baca surat dari hogwarts je :P

    ReplyDelete
  4. Amboi, bangun siap landing kat tepi tingkap pukul 3 suku pagi? U is berani, mak is takut :D

    ReplyDelete
  5. Ive heard about this bad luck thingy tapi tak percaya pun. Nice sharing tho.

    ReplyDelete
  6. Nice sharing kak!! ^^ kalau jadi kat Hana pun,Hana akan fikir positif ja... ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. xde ape la kan..just pelik je cmner sesat kwsan perumahan.mungkin tgh cari makan kot

      Delete
  7. Orang dulu2 pun ada mitos yg lebih kurang sama. Tapi hadis dah sangkal semua tu kan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aah orang dedulu punya kepercayaan la ni...jgn caye..nnti syirik hehehe..da jelas dalam hadis

      Delete
  8. Seronok baca entri ni....akak follow sini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aww yeake..ni semangat nk menulis ni heheh thanks sis

      Delete
  9. hii akak kat rumah ni selalu tengok atas pokok belakang rumah, malam pulak atas pagar dok bertenggek, ada hari lain , nampak cik owlie berjalan2 atas kat porch depan rumah, ada sekali malam ,,terdengar suara burung hantu.. ada jugak sekali dia dok atas tingkap rumah jiran haa.. adui banyak pengalaman dgn cik owlie ni :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahhh selalu nmpak ea..mana la die datang ni kan..uih klo malam malam seram je tgk

      Delete
  10. Teringin lak tengok burung hantu. Hehe...

    ReplyDelete